Menonton Serial TV: Hiburan atau Candu?

Menonton Serial TV: Hiburan atau Candu?

Fenomena binge-watching (menonton maraton) telah menjadi norma berkat layanan streaming. Artikel ini mengulas batasan tipis antara menikmati serial TV sebagai bentuk hiburan yang sehat dan kapan hal itu berubah menjadi kecanduan yang memengaruhi tidur, produktivitas, dan interaksi sosial.

Layanan streaming telah merevolusi cara kita mengonsumsi media. Dengan merilis seluruh musim sekaligus, mereka secara aktif mendorong perilaku binge-watching. Lonceng “episode berikutnya dimulai dalam 5 detik” adalah desain psikologis yang brilian untuk membuat kita tetap terpaku di sofa.

Sebagai hiburan, menonton serial adalah pelarian yang luar biasa. Ini memungkinkan kita untuk tenggelam dalam cerita yang kompleks, terhubung dengan karakter, dan bersantai setelah hari yang panjang. Ini bisa menjadi topik diskusi sosial yang menyenangkan dengan teman dan rekan kerja.

Masalah muncul ketika “satu episode lagi” berubah menjadi “satu musim lagi”. Ketika binge-watching mulai menggantikan jam tidur, mengganggu tenggat waktu pekerjaan, atau menjadi alasan untuk menghindari interaksi sosial di dunia nyata, itu telah melintasi batas menjadi candu. Kuncinya adalah kesadaran diri dan moderasi.