Lanskap Investasi Venture Capital (VC) di Asia terus berevolusi, meskipun dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi global. Para investor VC kini lebih selektif, mengalihkan fokus dari pertumbuhan (growth) yang agresif menjadi profitabilitas dan model bisnis yang berkelanjutan.
Untuk tahun 2024, sektor-sektor yang diperkirakan paling menguntungkan (paling menarik) di Asia adalah Sektor Deep Tech, khususnya yang terkait dengan AI, Cybersecurity, dan Fintech yang mampu menawarkan efisiensi operasional. Selain itu, HealthTech dan Edutech yang berfokus pada pasar massal dan memiliki potensi scaling yang cepat di negara-negara berkembang juga menjadi primadona.
Investor kini mencari startup yang memiliki unit ekonomi positif sejak dini dan didukung oleh teknologi yang benar-benar menciptakan keunggulan kompetitif (seperti proptech yang didukung AR/VR atau agritech yang menggunakan IoT). Masa burning money yang besar tanpa hasil jelas telah berakhir.
Peran pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, seperti insentif pajak dan regulasi yang fleksibel, menjadi penting. Kolaborasi antara VC asing dan lokal juga vital untuk memberikan modal dan expertise bagi startup tahap awal (early stage) agar dapat bersaing di pasar regional.

